Pages

Rabu, 20 Mei 2015

Review Film: Princess Mononoke (1997)



Review Film: Princess Mononoke


Karakter:
Pangeran Ashitaka

Princess Mononoke (San)

Eboshi




Film animasi Jepang tahun 1997 yg berjudul Princess Mononoke ini sangat menarik untuk ditonton. Film yg berlatar belakang kehidupan jepang kuno ini menceritakan tentang konflik antara hewan kuno dan manusia. Kejadian bermula saat Babi kuno raksasa yg terkena kutukan mencoba menyerang Desa Ashitaka. Kemudian Ashitaka menghentikannya tetapi ia terkena tanda kutukan dan tidak bisa disembuhkan oleh Dukun di desanya. Ia pun pergi untuk mencari Dewa Rusa untuk menyembuhkan tanda kutukan tersebut. Ashitaka bersama Yakul (Rusa) menuju ke hutan tempat Dewa Rusa tinggal.


Di perjalanan, Ashitaka bertemu dengan dua pekerja pabrik besi milik Eboshi yg terluka akibat diserang oleh Suku Moro (Serigala) dan Princess Mononoke (San). Suku Moro menyerang Eboshi dan anak buahnya karena mereka menebang pepohonan dan merusak hutan. Ashitaka membawa dua pekerja tersebut ke pabrik besi milik Eboshi tempat mereka tinggal. Di dalam perjalanan, Ashitaka melihat Dewa Rusa yg memiliki banyak tanduk. Tanda kutukan ditangannya semakin melebar tetapi tanda kutukan itu memberi kekuatan yg besar. Sesampai di pabrik besi, Ashitaka bertemu dengan Eboshi dan Ashitaka tinggal untuk beberapa saat. Di pabrik besi tersebut pekerjanya kebanyakan para perempuan yg direkrut Eboshi dari tempat pelacuran.


Eboshi mengakui bahwa ia yg membakar hutan dan mengusir para Babi termasuk Babi yg menyerang Ashitaka saat di desanya. Eboshi juga akan mengambil kepala Dewa Rusa dan mengeksplotasi hutan untuk keperluan pabrik besinya. Kemudian San bersama Serigala menyerang pabrik besi milik Eboshi tetapi dapat dihentikan oleh Ashitaka. Namun Ashitaka terluka saat mencoba menyelamatkan San dari kepungan Eboshi dan  anggotanya. San membawa Ashitaka ke tempat tinggal Dewa Rusa untuk disembuhkan dan Dewa Rusa menyembuhkannya. Untuk cerita selanjutnya bisa langsung cari filmnya aja ya.
Menurut gue film animasi ini bagus banget, alur ceritanya yg seru dan durasi filmnya cukup lama 2 jam. Selain itu, konflik yg dibuat menggambarkan keadaan sekarang ini padahal film ini dirilis 18 tahun yg lalu. Kalo dari segi grafis ya masih kalah dengan film terbaru, maklum saja film ini rilis tahun 1997 tapi semua terbayar lunas dengan ceritanya yg kuat. Film ini mengajarkan kita untuk menjaga keseimbangan alam, memberitahu apa yg akan terjadi jika merusak hutan dan memberi pembelajaran buat kita semua.

Oleh karena itu, gue rekomendasikan film ini harus ditonton dan gue memberi rating film animasi ini di angka 8/10. Kalo mau menonton film ini bisa cari di situs download film ya. Cari aja di mbah gugel, pasti nemu deh. Sekian review film hari ini, bye.



Baca artikel lainnya:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar